Home / news

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:06 WIB

Dugaan Intimidasi Di Seed Resort Oleh Anggota Intelijen Polsek Rote Barat Itu Tidak Benar

Kapolres Rote Ndao

Rote Ndao-SuaraNkri.Com– Dugaan intimidasi oleh anggota intelijen kepolisian dari Polsek Rote Barat di Seed Resort, Kecamatan Rote Barat, dibantah oleh Kapolres Rote Ndao.

Kapolres menegaskan bahwa kehadiran anggota intelijen di Seed Resort merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat dan permintaan pengamanan dari pemilik Seed Resort.

“Anggota intelijen hadir di Seed Resort karena kami menerima aduan dan permintaan pengamanan dari pemilik resort. Kehadiran anggota kami untuk memberikan imbauan kamtibmas, bukan mengintimidasi,” tegas Kapolres.

Ia menjelaskan, Kapolsek Rote Barat menerima aduan sekaligus permintaan pengamanan dari Mr. Arick menjelang kedatangan seorang warga negara Jerman agar tidak terjadi keributan dengan istri Mr. Arick.

Menurut Kapolres, kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan upaya menjamin keamanan lingkungan dan mencegah potensi terjadinya tindak pidana.

Dalam menjalankan tugasnya, kepolisian mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif guna mencegah konflik serta membantu penyelesaian berbagai permasalahan di masyarakat.

Langkah tersebut dinilai efektif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif serta menciptakan kerukunan. Polri juga terus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat karena terciptanya kamtibmas yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan masyarakat.

Polsek Rote Barat, Polres Rote Ndao, juga menerapkan langkah preemtif dan preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan. Pendekatan tersebut dilakukan, termasuk dalam menangani persoalan yang melibatkan warga negara asing (WNA), baik sebagai wisatawan maupun pengelola hotel dan resort di wilayah hukum Polsek Rote Barat.

Setelah menerima laporan masyarakat, Polsek Rote Barat melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) di lapangan dengan melibatkan Unit Pengawasan Orang Asing (POA) Sat Intelkam Polres Rote Ndao.

“Dari informasi yang kami peroleh, WNA yang diduga menyebabkan keributan ternyata merupakan pihak internal Seed Resort. Karena peristiwa ini berkaitan dengan WNA, pendekatan yang kami lakukan bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, mencegah terjadinya tindak pidana, serta menjaga kenyamanan WNA lainnya selama berada di resort tersebut,” jelas Kapolsek Rote Barat, Ipda Elyonat D.U. Warata, kepada media pada kesempatan terpisah.

Kapolsek mengakui bahwa pihaknya kerap menerima berbagai pengaduan masyarakat, mulai dari keributan yang melibatkan warga negara asing hingga suara musik yang terlalu keras saat pesta pernikahan maupun aktivitas di kawasan pantai pada malam hari.

Namun, menurutnya, peristiwa yang paling menyita perhatian belakangan ini adalah keributan yang melibatkan seorang tamu WNA asal Jerman di

Share :

Baca Juga

news

Listrik Padam Berulang Kali, Kinerja PLN Rote Ndao Dipertanyakan

news

Hari Santri Nasional 2026 di Rote Ndao, Kemenag Perkuat Pesan Kerukunan Lintas Agama

news

Tembus Seleksi SKD dan TKBI IPDN, Kaleb Difandro Bawa Harapan bagi Rote Ndao

news

Tampil Gemilang, SMA Negeri 1 Lobalain Taklukkan SMA Negeri 1 Takari 3-0 di GAMKI-PBVSI Cup I

news

Sinode GMIT Gelar Pelayanan Pastoral dan Pengobatan Gratis bagi Warga Binaan Lapas Baa

news

Pembangunan Embung di Desa Oeleka Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tepat Waktu

news

Polsek Rote Barat Laut Sosialisasikan Bahaya Bullying di SMPN 2 Rote Barat Laut

news

SMA Negeri 1 Lobalain Ikuti Workshop Pemanfaatan AI yang Efisien dan Etis untuk Mendukung Pembelajaran