Home / news

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:55 WIB

Luapan Air Di Lokasi Tambak Garam, Pihak PT. Nindya Karya Segera Lakukan Perbaikan Teknis Sudah Ada Solusi

Oplus_131074

Rote Ndao- SUARANKRI.COM-Kecamatan Rote Timur dan sebagian wilayah Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, menjadi lokasi Proyek Strategis Nasional Kawasan Sentra Industri Garam Nasional yang dikerjakan oleh BUMN PT Nindya Karya.

Namun dalam beberapa hari terakhir, wilayah tersebut dilanda banjir dan air pasang akibat tingginya intensitas curah hujan.

Luapan air bercampur lumpur menutupi badan jalan serta lahan persawahan masyarakat, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Kondisi ini memunculkan sejumlah opini di media sosial yang mengaitkan banjir dengan pembangunan industri garam yang sedang berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Camat Rote Timur, Milian Bulan, kepada Media SuaraNkri menegaskan banjir dan luapan air sudah terjadi sejak lama, jauh sebelum proyek industri garam dimulai. Ia juga menyebut para pekerja PT Nindya Karya turut membantu membersihkan material lumpur di jalan yang terdampak banji

Senada dengan itu, Kepala Desa Serubeba, Johanis Poy, mengatakan desanya memang kerap mengalami banjir dan genangan air sebelum adanya pembangunan tambak garam. Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu mendukung kehadiran industri garam karena dampak positifnya sangat besar bagi kesejahteraan warga

Sementara itu, Wakil Project Manager PT Nindya Karya, Eko, menegaskan pembangunan tambak garam tidak membawa dampak negatif bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran industri garam justru membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Ia menambahkan, pihaknya telah berdiskusi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan teknis. Di antaranya dengan mengganti crossing yang sebelumnya berdiameter kecil menjadi lebih besar, membenahi saluran air, serta menyiapkan sistem drainase yang lebih optimal

Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan aktivitas pembangunan industri garam nasional di Rote Ndao dapat berjalan lancar sekaligus tetap menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat sekitar.

Penulis: Rudi Mandala

Rote Ndao- SUARANKRI.COM-Kecamatan Rote Timur dan sebagian wilayah Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, menjadi lokasi Proyek Strategis Nasional Kawasan Sentra Industri Garam Nasional yang dikerjakan oleh BUMN PT Nindya Karya.

Namun dalam beberapa hari terakhir, wilayah tersebut dilanda banjir dan air pasang akibat tingginya intensitas curah hujan.

Luapan air bercampur lumpur menutupi badan jalan serta lahan persawahan masyarakat, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Kondisi ini memunculkan sejumlah opini di media sosial yang mengaitkan banjir dengan pembangunan industri garam yang sedang berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Camat Rote Timur, Milian Bulan, kepada Media SuaraNkri menegaskan banjir dan luapan air sudah terjadi sejak lama, jauh sebelum proyek industri garam dimulai. Ia juga menyebut para pekerja PT Nindya Karya turut membantu membersihkan material lumpur di jalan yang terdampak banji

Senada dengan itu, Kepala Desa Serubeba, Johanis Poy, mengatakan desanya memang kerap mengalami banjir dan genangan air sebelum adanya pembangunan tambak garam. Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu mendukung kehadiran industri garam karena dampak positifnya sangat besar bagi kesejahteraan warga

Sementara itu, Wakil Project Manager PT Nindya Karya, Eko, menegaskan pembangunan tambak garam tidak membawa dampak negatif bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran industri garam justru membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Ia menambahkan, pihaknya telah berdiskusi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan teknis. Di antaranya dengan mengganti crossing yang sebelumnya berdiameter kecil menjadi lebih besar, membenahi saluran air, serta menyiapkan sistem drainase yang lebih optimal

Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan aktivitas pembangunan industri garam nasional di Rote Ndao dapat berjalan lancar sekaligus tetap menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat sekitar.

Share :

Baca Juga

news

DPRD Apresiasi Pemkab Rote Ndao atas Raihan Opini WTP Tahun 2025

news

Bupati Rote Ndao Menyerahkan Dokumen Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Ke DPRD Pada Sidang ll 2026

news

DPRD Rote Ndao Desak Kasus Greenhouse Dinas Pertanian Tahun 2024 Menelan Anggaran 5 M: Segera Diproses Hukum

news

Seluruh Kepsek SD dan SMP di Rote Ndao Teken Komitmen SPMB Gratis dan Transparan

news

Langkah Para Guru Mengantar Raport ke Rumah Siswa Mendapat Apresiasi dari Orang Tua Murid UPTD SD Negeri Baubafan

news

DPRD Rote Ndao Gelar RDPU, Pemda Berikan Kompensasi Bagi Pemilik Lahan Persawahan Di Lokasi K-SIGN 10 Juta Per Hektar Sesuai KJPP

news

Polres Rote Ndao Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan Berencana Di Desa Kuli, Lima Orang Tersangka

news

Para Guru UPTD SD Negeri Kuli Antar Rapor ke Rumah Siswa, Bentuk Kepedulian Pendidikan di Rote Ndao