Home / news

Senin, 9 Maret 2026 - 06:10 WIB

Relawan Dapur MBG Metina Tolak Pemberhentian Operasional

Penulis: Rudi Mandala

Rote Ndao- Suarankri.Com-Puluhan relawan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Metina, Kabupaten Rote Ndao, menggelar aksi protes pada Senin (9/3/2026).

Aksi tersebut dipicu oleh keputusan penghentian sementara operasional dapur MBG Metina.

Sebanyak 50 karyawan atau relawan berkumpul di depan Dapur MBG Metina, Kecamatan Lobalain. Mereka menyuarakan penolakan terhadap kebijakan penghentian operasional yang dinilai merugikan para pekerja.

Dalam aksi tersebut, massa juga memasang sebuah spanduk bertuliskan “Kami Tolak Kepala SPPG, Ahli Gizi dan Akuntan”. Spanduk itu menjadi simbol kekecewaan para relawan terhadap pimpinan dapur MBG setempat.

Koordinator aksi, Ica Amanda, mengatakan para relawan merasa kecewa karena tidak pernah mendapatkan solusi agar dapur MBG tetap beroperasi. Ia menilai pimpinan SPPG tidak mampu menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Menurut Ica, para relawan juga menolak penghentian sementara operasional dapur. Pasalnya, pekerjaan di dapur MBG merupakan sumber penghasilan utama bagi banyak relawan.

Selain itu, para karyawan mengaku tidak pernah mendapat informasi bahwa pihak SPPG telah mengirimkan surat kepada Badan Gizi Nasional (BGN) terkait penutupan dapur. Hal tersebut menambah kekecewaan para relawan yang merasa tidak dilibatkan.

Para relawan juga meminta agar persoalan internal antara Kepala SPPG dan pihak yayasan diselesaikan secara internal. Mereka berharap konflik tersebut tidak sampai berdampak pada para relawan maupun penerima manfaat program MBG.

Dalam tuntutannya, para relawan meminta agar dapur MBG Metina tetap beroperasi secara normal setelah kondisi cuaca membaik. Mereka juga menolak keberadaan Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan yang dinilai tidak bijaksana dalam menyelesaikan masalah.

Meski diikuti puluhan orang, aksi protes berlangsung tertib. Arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar dan situasi keamanan terpantau kondusif.

Informasi yang dihimpun menyebutkan aparat kepolisian setempat turut mendatangi lokasi untuk mencari keterangan terkait aksi tersebut. Kehadiran aparat juga bertujuan memastikan situasi tetap aman.

Para relawan berharap program MBG di dapur Metina dapat kembali berjalan. Diketahui, para karyawan dapur SPPG Metina direkrut oleh Yayasan Maritim Flobamora Nusantara yang bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional.

Sampai dengan berita diturunkan Kepala SPPG Metina, Permaisuri Ikbal Abidin, Ahli Gizi, Nofriana Manafe dan Akuntan, Fanly Ndaong belum berhasil dikonfirmasi. Ketiga pimpinan dapur MBG Metina ini merupakan pekerja yang direkrut Badan Gizi Nasional.

Share :

Baca Juga

news

DPRD Apresiasi Pemkab Rote Ndao atas Raihan Opini WTP Tahun 2025

news

Bupati Rote Ndao Menyerahkan Dokumen Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Ke DPRD Pada Sidang ll 2026

news

DPRD Rote Ndao Desak Kasus Greenhouse Dinas Pertanian Tahun 2024 Menelan Anggaran 5 M: Segera Diproses Hukum

news

Seluruh Kepsek SD dan SMP di Rote Ndao Teken Komitmen SPMB Gratis dan Transparan

news

Langkah Para Guru Mengantar Raport ke Rumah Siswa Mendapat Apresiasi dari Orang Tua Murid UPTD SD Negeri Baubafan

news

DPRD Rote Ndao Gelar RDPU, Pemda Berikan Kompensasi Bagi Pemilik Lahan Persawahan Di Lokasi K-SIGN 10 Juta Per Hektar Sesuai KJPP

news

Polres Rote Ndao Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan Berencana Di Desa Kuli, Lima Orang Tersangka

news

Para Guru UPTD SD Negeri Kuli Antar Rapor ke Rumah Siswa, Bentuk Kepedulian Pendidikan di Rote Ndao