Home / news

Senin, 30 Maret 2026 - 07:52 WIB

Sidang Tuntutan Kasus Penyebaran Berita Hoax Dari EFM: Massa EFM Robohkan Pintu Gerbang Kejaksaan Rote Ndao

Oplus_131072

Rote Ndao- Suarankri.Com– Terjadi Kericuhan pada Sidang lanjutan tuntutan kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang menjerat Erasmus Frans Mandato (EFM) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), diwarnai kericuhan, Senin (30/3/2026).

Kericuhan terjadi sekitar pukul 13.00 Wita di Kantor Kejaksaan Negeri Rote Ndao, ketika massa pendukung terdakwa (EFM) yang tergabung dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa.

Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi tidak terkendali hingga menyebabkan pintu gerbang kantor kejaksaan roboh dan mengalami kerusakan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa sebelumnya melakukan orasi di depan pintu gerbang sambil meminta untuk bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rote Ndao, Febrianda Ryendra, S.H. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Situasi memanas ketika orator aksi menginstruksikan massa untuk masuk secara paksa. Dalam hitungan tertentu, massa langsung menerobos gerbang menggunakan mobil komando hingga merobohkan pintu pagar yang saat itu dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

Aparat yang bertugas sempat berupaya mengendalikan situasi, namun tidak mampu menahan laju massa yang jumlahnya cukup besar.

Setelah berhasil masuk ke area kantor kejaksaan, massa melanjutkan orasi selama beberapa menit.

Tidak lama kemudian, massa bergerak menuju depan Kantor Pengadilan Negeri Rote Ndao untuk melanjutkan aksi. Namun, situasi kembali memanas ketika terjadi bentrokan antar kelompok massa yang berbeda kubu.

Aksi saling lempar batu dan benda keras pun tak terhindarkan, sehingga menambah ketegangan di lokasi sidang. Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao, Febrianda Ryendra, saat dikonfirmasi media di halaman kantor kejaksaan belum memberikan keterangan resmi terkait insiden perusakan tersebut.

Ia menyatakan fokus pada agenda utama, yakni sidang tuntutan yang sedang berlangsung. Meski demikian, Kajari menyayangkan terjadinya kericuhan dalam aksi tersebut.

Share :

Baca Juga

news

PT Nindya Karya Bantah Tuduhan Humas Hambat Pembayaran THR Pekerja

news

Silas Lapenangga Minta Media Sindo Ntt, Klarifikasi Berita Tentang Dirinya Tanpa Konfirmasi

news

Jumpa Pers: Silas Lapenangga Bantah Tuduhan Untuk Dirinya di Salah Satu Pemberitaan di Salah Satu Media Online Lokal Tidak Benar

news

Polsek Rote Barat Melaksanakan Patroli Presisi di Desa Oenggaut dan Desa Sedeoen

news

Wagub NTT Kunker Ke Rote Ndao, Jalan Letelangga Segera Diperbaiki: Dalam Proses Tender

news

Pekerjaan Proyek Irigasi di Desa Serubeba Gunakan Material Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta APH Telusuri

news

Dishub Rote Ndao Terbitkan Teguran Keras kepada Manajemen Bahari Express Terkait Pelanggaran Standar Pelayanan Minimal Penumpang Prioritas

news

Jalan Yang Di Persoalkan EFM Teryata: Ada Kontrak Antara PT Development Dan Tuan Tanah Pada Tahun 2022 Hingga 2046 Di Sahkan Oleh Kades Mersi Tite