Home / news

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:16 WIB

Gubernur NTT Kukuhkan DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Forum PLKP Periode 2026 – 2031

Kupang- SUARANKRI.COM– COM-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) Provinsi NTT Periode 2026–2031 yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (27/2/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur NTT menegaskan bahwa di tengah kebijakan anggaran diperlukan perubahan pola konsumtif menjadi produktif bagi masyarakat serta menekan defisit perdagangan daerah yang salah satunya melalui penguatan peran Forum PLKP Provinsi NTT.

“Kita perlu mengubah pola konsumtif menjadi produktif. Defisit perdagangan NTT memerlukan peran lembaga kursus dan pelatihan untuk menekannya. Forum PLKP menjadi penting sebagai mitra pemerintah dalam membangun sektor swasta agar mengurangi defisit perdagangan,” tegas Gubernur.

Ia juga mendorong penguatan sektor wirausaha yang diperbesar, diperluas, dan terkoneksi dengan perbankan, termasuk akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Digitalisasi pelatihan hingga ke desa-desa dengan pola produktif seperti skema yang diterapkan pada program Kartu Prakerja juga dinilai perlu didorong agar menjangkau seluruh masyarakat NTT.

“Forum PLKP Provinsi NTT bukan sekadar organisasi profesi, melainkan tulang punggung transformasi SDM di bumi Flobamora. Sebagai mitra strategis pemerintah, Forum PLKP berperan dalam menjaga standar kualitas, mengeksekusi kebijakan vokasi, dan mencetak generasi muda yang mandiri serta siap kerja,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT tengah membentuk lima tim percepatan pembangunan dan berharap Forum PLKP turut mendukung pembangunan SDM di NTT.

“Kita harus berani melangkah. Seperti filosofi blessing in the sky, selalu ada harapan dalam setiap tantangan,” ujarnya.

Ketua DPD Forum PLKP NTT, Mery R. Ch. Mesah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan dan pengukuhan ini merupakan titik perubahan yang menjawab kesiapan menjadikan NTT sebagai provinsi dengan sumber daya manusia unggul dan berkualitas.

“Saya berdiri sebagai pembawa suara ratusan lembaga pendidikan. NTT punya potensi pariwisata dan UMKM yang besar, namun potensi tanpa kompetensi akan menjadi peluang yang terlewatkan. LKP menjadi penghubung bagi mereka yang ingin belajar dan mengubah nasib, namun membutuhkan sinergi untuk melahirkan pelatihan vokasi membangun NTT,” ujarnya.

Ia berkomitmen dalam lima tahun ke depan untuk mendorong peningkatan mutu dan akreditasi, mengembangkan pelatihan berbasis potensi lokal, membangun ekosistem pelatihan terintegrasi dengan program pemerintah daerah, serta menjadi mitra sinergi dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya saing.

“Kami ingin mereka mampu menciptakan kerja dan menjadi pelaku utama perubahan. Jangan takut perubahan dan jangan berjalan sendiri. Mari buktikan bahwa pendidikan nonformal adalah pilar penting pembangunan daerah. Kami siap mendukung pemerintah daerah merancang pembangunan dan serius berkolaborasi sehingga ini menjadi gerakan membangun SDM unggul dan tangguh,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Forum PLKP, Zoekifli Adam, menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPD Forum PLKP Provinsi NTT yang baru dilantik dan berharap pengukuhan ini menjadi motivasi baru untuk membangun Forum PLKP Provinsi NTT semakin baik.

“Forum PLKP adalah lembaga yang dibangun masyarakat dan perlu memperoleh dukungan pemerintah daerah. Harapan kami terus ada pembinaan terhadap teman-teman di provinsi dan kabupaten. LKP mempunyai peran penting membangun keterampilan dan kewirausahaan. Kami memiliki lebih dari 70 program pelatihan serta siap mendukung masyarakat yang tidak memperoleh pendidikan formal agar memiliki pendidikan dan keterampilan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kursus dan Pelatihan Indonesia, Yaya Sutarya dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT dan jajaran Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Sejumlah program strategis, di antaranya Program Kecakapan Kerja (PKK) bagi anak putus sekolah di bawah 25 tahun dengan 350 jam pelatihan dan uji kompetensi, yang telah menjangkau sekitar 3 ribu peserta dengan tingkat capaian 90 persen, serta pemberian modal usaha dan penempatan kerja. Harapannya, Forum PLKP Provinsi NTT juga terus mendorong LKP membangun representasi dan kemitraan bersama KADIN, perbankan, pemerintah daerah, serta pemerintah pusat,” tutupnya

Sebelumnya, pengukuhan DPD Forum PLKP NTT disaksikan langsung oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi NTT, Kanisius Mau.

“Saya atas nama Gubernur NTT dengan resmi mengukuhkan Forum PLKP Nusa Tenggara Timur Periode 2026–2031. Saya percaya saudara akan mampu melaksanakan tugas sebaik-baiknya sebagaimana visi dan misi Forum PLKP,” ungkap Kanisius Mau.

Rangkaian kegiatan turut ditandai dengan penandatanganan berita acara, serta penyerahan pataka Forum PLKP dari Ketua Umum DPP Forum PLKP, Zoekifli Adam kepada Ketua DPD Forum PLKP NTT, Mery R. Ch. Mesah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia Nomleni, Wali Kota Kupang yang diwakili oleh Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, serta para pengurus Forum PLKP dari kabupaten/kota se-NTT.

Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan.

Penulis: Fara Therik

Foto- Video: Gerald Katu-Andri

Share :

Baca Juga

news

Panitia Pansus DPRD Rote Ndao Tinjau Beberapa Titik Pekerjaan Fisik Tahun Anggaran 2025

news

PT, Bo,a Development Hadir Desa Bo,a, Jadi Harapan Baru bagi Ekonomi Pulau Rote

news

Pemerintah Desa Oelua Salurkan BLT Tahap 1.2.3 Tahun 2026 Kepada 36 Kepala Keluarga

news

Keluarga Besar PT.Bo,a Development Mengucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026: Habis Gelap Terbitlah Terang

news

Tindakan Pendemo Yang Merusak Pintu Gerbang Kantor DPRD: Membuat Masyarakat Resah, Ketua Antra RI Minta APH Proses Hukum Sesuai Aturan Yang Berlaku

news

Pesan Para Guru Beserta Doa Buat Anak-Anak Kelas Xlll SMAN 1 Lobalain: Penetapan Akhir 4 Mei 2026

news

Pintu Gerbang DPRD Rote Ndao, Di Rusaki Oleh Aksi Massa Pendemo GMP Resmi Dilaporkan Ke Polres Rote Ndao

news

Salah Satu Tokoh Adat di Rote Ndao Minta Pemda Rote Ndao Proses Hukum Massa Aksi Yang Merusak Pintu Gerbang Kantor DPRD Dan Pintu Gerbang Kantor Kejari