Home / news

Kamis, 27 November 2025 - 02:44 WIB

PT. Nadya Karya Memiliki SOP Sendiri Untuk Melibatkan Masyarakat Ladu Leko Dalam Proyek Pembangunan Tambak Garam

Oplus_131074

Penulis: Rudi Mandala

Rote Ndao-SuaraNkri.Com-Terkait dengan adanya keluhan dari masyarakat sekitar pembangunan kawasan sentra industri garam nasional di kecamatan landu leko hingga rote timur kabupaten rote ndao tentang perekrutan pekerja lokal kepada pihak yang membangun yakni  PT. Nindya Karya. Pemimpin pembangun kawasan sentra industri garam nasional di Rote Ndao, Eko didampingi Anjaro dari bidang kehumasan PT. Nindya Karya kepada awak media baru-baru ini

Eko menjelaskan  perekrutan pekerja khusus di PT. Nindya Karya sendiri sudah dilakukan dengan merekrut pekerja lokal non skill namun pekerja non skill juga dilatih untuk bisa bekerja dengan skill sesuai aturan dari perusahan milik Negara itu.

Adapun lanjut Eko keluarga sekitar yang terdampak akan proyek pembangunan kawasan sentra industri garam nasional itu pihak PT. Nindya Karya sendiri telah melakukan survey dan pendekatan dengan tokoh masyarkat agar pihak keluarga dapat di pekerjakan. Eko menambahkan PT. Nindya Karya sendiri memliki SOP untuk memberdayakan masyarakat sekitar dimanapun ketika mereka melakukan proyek pembangunan.

Eko berharap kepada masyarkat sekitar untuk bisa memahami serta mensyukuri jikalau pembangunan ini merupakan langkah pemerintah memperhatikan masyarakat untuk meningkatkan memperbaiki ekonomi masyarkat kabupaten rote ndao, karena menurut Eko masyarakat juga harus rela berkorban karena kedepannya dampak kemajuan kesejahtraan  masyarakat dipastikan akan makmur dengan adanya perusahaan garam nasional di rote ndao, eko menjelaskan sangat susah pemerintah pusat menggelontorkan uang ke daerah sehingga dengan hadirnya indusrti garam ini masyarakat harus lebih bersyukur karena dipastikan rote ndao akan maju.

Sementara itu Anjaro dari bidang kehumasan PT. Nindya Karya mengatakan dirinya sebagai humas bersama Tokoh Masyarkat Rote Ndao, Silas selalu menemui masyarakat masih ada memiliki pandangan negatif, memberikan penjelasan apabila kedepan setelah tambak garam tersebut selesai dibangun akan diserahkan kepada PT. Garam dan Pemda dan disitulah baru akan direkrut pekrja lokal besar-besaran.

Anjaro juga mejelasakn pihak PT. Nindya Karya datang hanya untuk membangun tempat kerja buat masyarakat dan setelah jadi PT. Garam dan Pemda Rote Ndao sebagai operator merekrut besar-besaran pekerja lokal asli dari daerah rote ndao.

Share :

Baca Juga

news

Dishub Rote Ndao Terbitkan Teguran Keras kepada Manajemen Bahari Express Terkait Pelanggaran Standar Pelayanan Minimal Penumpang Prioritas

news

Jalan Yang Di Persoalkan EFM Teryata: Ada Kontrak Antara PT Development Dan Tuan Tanah Pada Tahun 2022 Hingga 2046 Di Sahkan Oleh Kades Mersi Tite

news

Pemusnahan Ratusan Liter Minuman Keras Lokal Demi Menjaga Kamtibmas Kondusif Di Wilayah Hukum Rote Ndao

news

Kesaksian PJ Kepala Desa Bo,a Mengatakan Jalan Yang Persoalkan EFM, Milik Pribadi Warga Bukan Aset Desa Bo,a

news

Polres Rote Ndao Siagakan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 1 Kali 24 Jam Selama 13 Hari

news

Penahan Pantai Telindale Patah Pasca Air Laut Naik, Warga Sekitar Minta Pemda Rote Ndao Segera Atasi

news

Legislator Muda Asal Partai PKB Falen Haning Bantu Pemerintah Desa Oebou Timbun Jalan Rusak

news

Ormas Tani Merdeka Terbentuk Di Kabupaten Rote Ndao, Siap Mendorong Generasi Muda Kembangkan Pertanian