Home / news

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:10 WIB

Lagi-Lagi Temuan Komisi II DPRD Rote Ndao Proyek Sumur Bor Tahun 2024 Mubasir

Oplus_131072

Oplus_131072

Rote Ndao-SUARANKRI.COM-Untuk suksesnya pembangunan yang dirancang untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao, Komisi II (Dua) DPRD Rote Ndao menggelar monitoring langsung ke lokasi proyek sumur bos dari dinas peternakan yang terletak di kawasan Desa Sangga ndolu, Kecamatan Rote Barat Daya, pada Kamis, 5 Juni 2025.

Monitoring dipimpin oleh Wakil Ketua 1 (satu) DPRD Rote Ndao,Denizon Moy yang diikuti oleh ketua komisi ll Meksy Moy dan seluruh anggota yaitu Fecky Boelan, Jufri Laela, Arwin Daud, Firlot Pelokila, Yance Daik dan Valen Haning, beserta jajaran staf.

Diketahui, proyek Sumur Bor ini diproyeksikan akan menjadi ikon baru dalam mendukung perekonomian berbasis petani di Desa Sangga Ndolu , serta membuka peluang peningkatan hasil pertanian bagi masyarakat setempat.

Ketua Komisi II, Deni Moy mengatakan bahwa tujuan utama dari monitoring ini adalah untuk menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan proyek tahun anggaran 2024 bermanfaat bagi masyarakat.

”Kami turun ke lapangan dan perlu di ketahui proyek tahun 2024 tersebut mubasir, mirisnya dari awal selesainya pekerjaan proyek tersebut tidak berfungsi sampai saat ini bulan Juni 2025,” ujarnya.

Parahnya proyek tersebut terdapat hanya rumah untuk tempat pompa air dan bak penampung. tapi Sangat di sayangkan tak ada mesin (pompa) dan pipa penghubung dari sumur ke bak penampung.

Di saat monitoring turut hadir, ES, Sah sebagai bendara kelompok tani menjelaskan kepada tim Monitoring komisi ll DPRD Rote Ndao, bahwa proyek ini anggarannya memang masuk di rek kelompok tetapi di saat cair langsung kita serahkan ke dinas peternakan kabupaten Rote Ndao, sehingga urusan selanjut nya kita kelompok tidak tau lagi.

Sehingga hal ini perlu di pertanyakan,yang seharus anggaran proyek tersebut di kelola oleh kelompok tani di wilayah tersebut,namun di kelola oleh dinas peternakan.

Dari temuan tersebut Wakil ketua satu DPRD Rote Ndao berpesan kepada bendahara kelompok tani ES Sah untuk sampaikan ke ketua kelompok agar pada hari Selasa Minggu depan tanggal 10 Juni 2025 untuk hadir dalam rapat dengar pendapat ( RDP ).

Hingga berita ini di publikasi kepala dinas peternakan kabupaten Rote Ndao belum berhasil di konfirmasi.
**( RM )**

 

Share :

Baca Juga

news

Dishub Rote Ndao Terbitkan Teguran Keras kepada Manajemen Bahari Express Terkait Pelanggaran Standar Pelayanan Minimal Penumpang Prioritas

news

Jalan Yang Di Persoalkan EFM Teryata: Ada Kontrak Antara PT Development Dan Tuan Tanah Pada Tahun 2022 Hingga 2046 Di Sahkan Oleh Kades Mersi Tite

news

Pemusnahan Ratusan Liter Minuman Keras Lokal Demi Menjaga Kamtibmas Kondusif Di Wilayah Hukum Rote Ndao

news

Kesaksian PJ Kepala Desa Bo,a Mengatakan Jalan Yang Persoalkan EFM, Milik Pribadi Warga Bukan Aset Desa Bo,a

news

Polres Rote Ndao Siagakan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 1 Kali 24 Jam Selama 13 Hari

news

Penahan Pantai Telindale Patah Pasca Air Laut Naik, Warga Sekitar Minta Pemda Rote Ndao Segera Atasi

news

Legislator Muda Asal Partai PKB Falen Haning Bantu Pemerintah Desa Oebou Timbun Jalan Rusak

news

Ormas Tani Merdeka Terbentuk Di Kabupaten Rote Ndao, Siap Mendorong Generasi Muda Kembangkan Pertanian