
ROTE NDAO – SUARANKRI.COM – Proyek peningkatan ruas Jalan Baudale–Lela dengan konstruksi Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) di Desa Maubeai, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, telah mencapai progres pekerjaan sebesar 60 persen, Senin (2/11/2026).
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp2.197.500.000 tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan November 2026.
Pekerjaan yang dipercayakan kepada CV Pancar Surya ini menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat serta menunjang aktivitas perekonomian warga.
Saat ditemui media di lokasi proyek, kontraktor Edward Bitin Berek menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.
Ia memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan terus dipacu agar proyek peningkatan jalan Baudale–Lela dapat diselesaikan tepat waktu.
“Komitmen kontraktor adalah menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan menghadirkan layanan infrastruktur yang semakin baik untuk meningkatkan kenyamanan warga,” ujar Edward.
Berdasarkan pantauan media di lapangan, pekerjaan saat ini telah memasuki tahap pengaspalan. Dengan progres mencapai 60 persen, pihak kontraktor optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada pertengahan November mendatang.
Edward juga menegaskan bahwa penyelesaian proyek tidak hanya berorientasi pada ketepatan waktu, tetapi juga harus memperhatikan spesifikasi teknis dan kualitas konstruksi agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Targetnya bukan sekadar jalan selesai, tetapi kualitasnya harus terjamin dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Rote Ndao,” pungkasnya.
Pembangunan ruas Jalan Baudale–Lela diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran transportasi masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi serta memperlancar akses antarwilayah di Kabupaten Rote Ndao.
(RM)


