Home / news

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:28 WIB

Kunjungi Desa Tenalai, Bupati Paulus Henuk Perjuangkan Listrik, Air Bersih, dan Infrastruktur Jalan

oplus_2

ROTE NDAO, SuaraNkri.com – Kebutuhan listrik, air bersih, serta akses infrastruktur jalan dan jembatan menjadi aspirasi utama masyarakat Desa Tenalai, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, dalam kunjungannya ke Desa Tenalai, Kamis (29/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menghadirkan Kepala PLN Rote Ndao agar masyarakat dapat menyampaikan secara langsung kebutuhan pelayanan listrik di wilayah mereka.

Penyampaian aspirasi berlangsung di Dusun Airani dan disaksikan Wakil Bupati Rote Ndao serta dua anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk menjelaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan penting masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berupaya mendorong agar pelayanan listrik dapat menjangkau seluruh wilayah Desa Tenalai.

Kepala Desa Tenalai, Pildas Oan, mengatakan berdasarkan data yang telah dihimpun, jumlah kepala keluarga (KK) di desanya mendekati 300 KK. Sebagian besar masyarakat sangat mengharapkan kehadiran jaringan listrik untuk menunjang aktivitas dan kehidupan sehari-hari.

Selain listrik, persoalan air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak yang disampaikan masyarakat, khususnya warga Dusun Airani.

Seorang perwakilan warga mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun masyarakat harus menyeberangi laut menggunakan sampan kayu untuk mengambil air dari wilayah seberang.

Kondisi tersebut menggambarkan sulitnya masyarakat memperoleh salah satu kebutuhan dasar. Air bersih yang seharusnya mudah dijangkau justru harus diperoleh melalui perjalanan menyeberangi laut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat membantu menghadirkan sumber air bersih di wilayah mereka sehingga kebutuhan sehari-hari tidak lagi bergantung pada pasokan air dari seberang.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Paulus Henuk membahas kemungkinan dilakukannya survei geolistrik untuk mengetahui potensi sumber air tanah sebelum proses pengeboran sumur dilakukan.

Survei tersebut diperlukan guna menentukan titik lokasi yang berpotensi memiliki sumber air. Apabila hasil pengeboran menemukan air tawar dengan kualitas yang memenuhi persyaratan, sumber tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bupati juga membuka kemungkinan pemeriksaan pada lokasi lain setelah jembatan penghubung selesai dibangun, sehingga potensi sumber air di wilayah sekitar dapat diteliti lebih lanjut.

Meski demikian, realisasi pengeboran masih bergantung pada hasil pemeriksaan teknis, ketersediaan anggaran, serta kualitas air yang ditemukan.

Pemerintah Sesuaikan Program dengan Kemampuan Anggaran

Dalam dialog bersama masyarakat, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan berupaya menindaklanjuti setiap kebutuhan masyarakat berdasarkan tingkat urgensi, kesiapan teknis, dan kemampuan anggaran.

Pekerjaan yang memungkinkan dilaksanakan pada tahun berjalan akan diupayakan terlebih dahulu. Sementara kebutuhan lainnya akan diperjuangkan melalui proses perencanaan dan penganggaran pada tahun berikutnya.

Bupati juga menekankan pentingnya memasukkan berbagai usulan pembangunan ke dalam dokumen perencanaan pemerintah daerah agar dapat dibahas sesuai mekanisme penganggaran yang berlaku.

Menurut penjelasan dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan fiskal akibat berkurangnya anggaran pembangunan.

Oleh sebab itu, penentuan skala prioritas menjadi langkah penting agar kebutuhan masyarakat tetap dapat diperjuangkan.

Bagi masyarakat Dusun Airani, harapan mereka sederhana, yakni agar berbagai persoalan yang telah disampaikan tidak berhenti sebatas dialog, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang manfaatnya dirasakan secara langsung.

Jalan dan Jembatan Juga Menjadi Aspirasi Masyarakat

Selain listrik dan air bersih, keterbatasan akses transportasi turut menjadi perhatian masyarakat dalam kunjungan tersebut.

Warga mengusulkan pembukaan dan peningkatan jalan serta pembangunan jembatan penghubung untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

Infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah, sekaligus mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Bupati juga menyinggung rencana peningkatan jalan pada tahun berikutnya. Namun, kepastian ruas jalan yang akan dikerjakan, panjang jalan, besaran anggaran, serta jadwal pelaksanaan masih perlu ditentukan melalui perencanaan teknis pemerintah daerah.

Bagi masyarakat Desa Tenalai yang sebagian besar menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan, ketersediaan infrastruktur transportasi yang memadai sangat penting untuk memperlancar distribusi hasil usaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan dasar yang selama ini dihadapi. Kini, masyarakat berharap aspirasi tentang listrik, air bersih, jalan, dan jembatan dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret pemerintah daerah.(RM)

Share :

Baca Juga

news

Proyek Jalan di Rote Ndao Terancam Molor, PUPR Akui Sejumlah Paket Tak Sesuai Target

news

Liga Lazarus Cup 4 Memanas! Oenale FC Rote Ndao Amankan Tiket ke Babak 16 Besar

news

Polsek Rote Barat Laut Gelar Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

news

Listrik Padam Berulang Kali, Kinerja PLN Rote Ndao Dipertanyakan

news

Hari Santri Nasional 2026 di Rote Ndao, Kemenag Perkuat Pesan Kerukunan Lintas Agama

news

Tembus Seleksi SKD dan TKBI IPDN, Kaleb Difandro Bawa Harapan bagi Rote Ndao

news

Tampil Gemilang, SMA Negeri 1 Lobalain Taklukkan SMA Negeri 1 Takari 3-0 di GAMKI-PBVSI Cup I

news

Sinode GMIT Gelar Pelayanan Pastoral dan Pengobatan Gratis bagi Warga Binaan Lapas Baa