
Penulis: Rudi Mandala
Rote Ndao- Suarankri.Com– Dunia kesehatan Rote Ndao tercoreng kembali dengan buruknya pelayanan Puskesmas Oele, Kecamatan Rote Selatan, kabupaten Rote Ndao, ini lantaran salah satu penyebab meninggalnya pasien bernama Yosias Daepanie yang sudah kritis namun di pulangkan oleh nakes di puskesmas Oele berujung pesien kehilangan nyawa.
Keluarga pasien menduga kematian pasien asal Desa Daleholu itu akibat kelalaian petugas Puksesmas.
“Dugaan sementara kelalayan pihak puskesmas. Kami sangat kecewa atas pelayanan di Puskesmas Oele,” kata keluarga pasien Yulius Lusi sebagai kepala suku Leo Oefapa.
Dia menceritakan, awalnya pasien masuk Puskesmas pada Senin 31 maret 2026 sore.
Tiba di puskesmas tanpa pemeriksaan dari dokter, tetapi hanya di berikan infus kepada pasien.
Setelah dilakukan infus pasien tak divonis mengidap penyakit apa-apa.
Namun petugas puskesmas saat itu memutuskan untuk pulangkan pasien ke rumahnya untuk makan Kinyang supaya sehat.
Namun, keputusan tersebut membuat pasien meninggal dunia di saat tiba rumah.
“Yang kami kesal pasien ini tidak segera dirujuk, petugas puskesmas selalu memberikan alasan yang tidak jelas,” ungkap dia.
Bahkan kata dia, saat pasien keluar dari puskesmas pasien sempat terjatuh di pintu puskesmas dan nakes pun menyaksikan di saat pasien terjatuh.
Akibat pelayanan buruk sehingga mengakibatkan pesien meninggal Dunia, Yulius Lusi meneleo Ofapa minta Bupati Rote Ndao tindak tegas oknum-oknum nakes yang piket pada saat itu.


