Home / news

Kamis, 2 April 2026 - 15:37 WIB

Pasien Di Suruh Pulang Oleh Nakes Puskesmas Oele Berakibat Pasien Meninggal Dunia Keluarga Korban Minta Pemda Bertindak

Penulis: Rudi Mandala

Rote Ndao- Suarankri.Com-Pelayanan kesehatan di Kabupaten Rote Ndao kembali menjadi sorotan publik. Kali ini permasalahan muncul dari Puskesmas Oele yang berada di Desa Daleholu, Kecamatan Rote Selatan.

Kasus ini mencuat setelah seorang pasien bernama Yosias Dae Pany dilaporkan meninggal dunia usai mendapatkan pelayanan medis di puskesmas tersebut. Keluarga korban menilai pasien tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai saat datang berobat.

Kerabat sekaligus tokoh adat keluarga korban, Adrianus Johanis, Yulius Lusi, dan Ananias Adu, kepada media pada Kamis 2 April 2026 menjelaskan bahwa pasien dibawa ke Puskesmas Oele pada Senin 31 Maret 2026 dalam kondisi kritis. Saat itu pasien mengeluhkan sakit kepala hebat disertai nyeri perut dan nyeri kepala yang sangat kuat.

Menurut keluarga, setibanya di puskesmas pasien hanya mendapatkan pemeriksaan singkat. Bahkan pasien disebut hanya diinfus dalam waktu singkat sebelum akhirnya disarankan untuk kembali ke rumah untuk makan Kinyang supaya sehat.

Padahal menurut keluarga, kondisi pasien saat itu masih sangat lemah dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Mereka menilai keputusan untuk memulangkan pasien terlalu cepat.

Keluarga juga mengungkapkan bahwa ketika pasien hendak meninggalkan puskesmas, ia sempat terjatuh di depan pintu masuk fasilitas kesehatan tersebut. Namun menurut mereka, saat kejadian itu tidak ada tindakan lanjutan dari tenaga kesehatan yang bertugas.

Setelah dibawa pulang ke rumah, kondisi pasien semakin memburuk. Beberapa jam kemudian pasien dilaporkan meninggal dunia.

Keluarga korban sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Mereka menilai pelayanan kesehatan di Puskesmas Oele perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Menurut mereka, kejadian serupa disebut pernah terjadi sebelumnya sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut.

“Kami sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan. Kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti persoalan ini agar tidak terulang lagi,” ujar salah satu kerabat korban.

Keluarga korban juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Mereka berharap ada evaluasi terhadap kinerja tenaga kesehatan yang bertugas.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Kepala Puskesmas Oele maupun Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.

Share :

Baca Juga

news

Liga Lazarus Cup 4 Memanas! Oenale FC Rote Ndao Amankan Tiket ke Babak 16 Besar

news

Polsek Rote Barat Laut Gelar Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

news

Listrik Padam Berulang Kali, Kinerja PLN Rote Ndao Dipertanyakan

news

Hari Santri Nasional 2026 di Rote Ndao, Kemenag Perkuat Pesan Kerukunan Lintas Agama

news

Tembus Seleksi SKD dan TKBI IPDN, Kaleb Difandro Bawa Harapan bagi Rote Ndao

news

Tampil Gemilang, SMA Negeri 1 Lobalain Taklukkan SMA Negeri 1 Takari 3-0 di GAMKI-PBVSI Cup I

news

Sinode GMIT Gelar Pelayanan Pastoral dan Pengobatan Gratis bagi Warga Binaan Lapas Baa

news

Pembangunan Embung di Desa Oeleka Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tepat Waktu