
Penulis: Rudi Mandala
Rote Ndao- Suarankri.Com– Ratusan paus yang terdampar di perairan pantai Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, dievakuasi hari ini Selasa (10/3/26) oleh Polri, TNI-AL dan Masyarakat.
Namun, berkisar ratusan ekor yang terdampar ada 17 ekor, yang tak bisa di selamatkan.
Pantauan Media, Salah satu anggota DPRD Rote Ndao, politisi muda asal Partai PKB, Melkianus Frans Haning sering di sapa Falen, terlibat langsung dalam upaya evakuasi tersebut. Penyelamatan paus terdampar menggunakan alat manual.
Proses penyelamatan membutuhkan banyak tenaga. Cukup berat. Satu paus harus diangkat lebih dari enam orang. Falen bergabung dengan warga turut menyelamatkan paus tersebut.
Dia juga merasa kesal kepada dinas Perikanan Rote Ndao, miris sudah dua hari info paus terdampar di laut Batutua dan laut Faifua namun hingga saat ini dari dinas perikan belum mencul di TKP.
Paus tersebut berjenis pilot sirip pendek. Ia selalu hidup berkelompok. Dalam satu kelompok tersebut, ada satu ekor yang disebut sebagai pilot atau pemimpin.
Pantauan media juga terlihat dari pagi pukul 5:00 WITA hingga pukul 12: 30 pantai Mbadokai desa Fuafuni masih di padati oleh masyarakat dan Satuan TNI-AL serta anggota Polsek Rote Barat Dan dan Polres Rote Ndao.
Lanjut Falen saat ini kita masih menunggu ekskavator. Alat berat tersebut agar menggali lubang dan paus yang mati dipendam bersamaan. ’’Tanpa ekskavator, proses penguburan lambat,’’ jelasnya.
Mamalia terdampar di kabupaten Rote Ndao, baru kali pertama terjadi.


