Home / news

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Proyek Jalan di Rote Ndao Terancam Molor, PUPR Akui Sejumlah Paket Tak Sesuai Target

Kadis PUPR, Sony Saban

ROTE NDAO – SuaraNkri.com – Sejumlah paket pekerjaan infrastruktur jalan di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), berpotensi tidak selesai sesuai jadwal.

Kondisi ini menjadi sorotan di tengah ketidakpastian pendanaan daerah, termasuk pengajuan pinjaman sebesar Rp30 miliar oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kepada Bank NTT.

Keterlambatan pelaksanaan sejumlah proyek tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap penyelesaian pekerjaan yang telah direncanakan pemerintah daerah, terutama paket-paket yang masa kontraknya disebut berlangsung sejak Juli hingga November.

Seorang warga Rote Ndao yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada media ini mengungkapkan bahwa progres fisik sejumlah pekerjaan jalan masih relatif rendah.

Menurutnya, capaian pekerjaan baru berkisar 30 persen, sementara material utama seperti batu dan aspal disebut belum tersedia di lokasi pekerjaan.

“Progres pekerjaan masih sekitar 30 persen, sementara material utama seperti batu dan aspal belum berada di lokasi konstruksi,” ungkap sumber tersebut.

Kondisi itu turut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian realisasi pekerjaan di lapangan dengan jadwal pelaksanaan dan kurva-S yang diajukan penyedia jasa.

Sumber tersebut menilai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rote Ndao perlu mengevaluasi progres fisik setiap paket pekerjaan agar pelaksanaannya tetap mengacu pada target kontrak.

Ia juga mengkhawatirkan puluhan paket pekerjaan infrastruktur jalan berpotensi mengalami kendala penyelesaian apabila persoalan pendanaan dan keterlambatan pelaksanaan tidak segera ditangani.

Di sisi lain, sumber tersebut menyebutkan bahwa proses tender cepat untuk sejumlah paket pekerjaan telah menghasilkan pengumuman pemenang. Namun, menurutnya, tahapan administrasi lanjutan masih membutuhkan kepastian anggaran.

“Untuk lelang, pengumuman pemenangnya sudah ada. Cuma untuk SPPBJ dan menandatangani kontrak harus ada kepastian anggaran. Secara teknis waktu juga tidak memungkinkan,” ungkapnya.

Persoalan ini pun menyoroti pentingnya kepastian pendanaan, kelanjutan proses pengadaan, serta pengawasan terhadap pelaksanaan proyek agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai ketentuan kontrak.

Kepala PUPR Akui Sejumlah Paket Berjalan Lambat

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao, Sony Saban, mengakui bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan terdapat sejumlah paket yang berjalan lambat dan tidak sesuai dengan progres yang direncanakan.

Menurut Sony, keterlambatan tersebut disebabkan oleh kontraktor yang belum mampu memenuhi komitmen pelaksanaan kontrak. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan peralatan, kekurangan tenaga kerja, serta kenaikan harga aspal.

Meski demikian, Sony menegaskan bahwa Dinas PUPR tetap menjalankan fungsi pengawasan melalui konsultan dan pengawas lapangan dengan berpedoman pada ketentuan kontrak.

Pengawasan tersebut, jelasnya, dilakukan melalui peninjauan langsung ke lokasi pekerjaan serta rapat evaluasi rutin setiap minggu. Dinas PUPR juga telah berulang kali melayangkan surat teguran kepada kontraktor yang dinilai tidak memenuhi target pelaksanaan.

Untuk kontraktor yang telah memasuki fase kontrak kritis, pihaknya mengaku sudah memberikan dua kali peringatan tertulis.

Sony menegaskan, apabila tidak terdapat perubahan kinerja maupun itikad baik dari kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan, langkah pemutusan kontrak dapat ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan setiap paket pekerjaan berjalan sesuai jadwal, memenuhi ketentuan kontrak, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao.(RM)

Share :

Baca Juga

news

Liga Lazarus Cup 4 Memanas! Oenale FC Rote Ndao Amankan Tiket ke Babak 16 Besar

news

Polsek Rote Barat Laut Gelar Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

news

Listrik Padam Berulang Kali, Kinerja PLN Rote Ndao Dipertanyakan

news

Hari Santri Nasional 2026 di Rote Ndao, Kemenag Perkuat Pesan Kerukunan Lintas Agama

news

Tembus Seleksi SKD dan TKBI IPDN, Kaleb Difandro Bawa Harapan bagi Rote Ndao

news

Tampil Gemilang, SMA Negeri 1 Lobalain Taklukkan SMA Negeri 1 Takari 3-0 di GAMKI-PBVSI Cup I

news

Sinode GMIT Gelar Pelayanan Pastoral dan Pengobatan Gratis bagi Warga Binaan Lapas Baa

news

Pembangunan Embung di Desa Oeleka Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tepat Waktu