
Rote Ndao — SuaraNkri- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Mayana Tysellanata Saleky, siswi SMA Negeri 1 Rote Tengah, berhasil meraih gelar Miss Pre-Teen Culture Universe 2026 dalam ajang budaya internasional yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.
Prestasi tersebut sekaligus membawa nama Rote Ndao dan Nusa Tenggara Timur ke panggung internasional. Dalam ajang tersebut, Mayana memperkenalkan kekayaan budaya NTT melalui penampilan yang memadukan unsur budaya Rote Ndao dan Pulau Flores.
Keberhasilan Mayana di Malaysia menjadi kelanjutan dari prestasinya sebagai Remaja Putri Literasi Budaya Indonesia 2025 di Yogyakarta.
Perjalanan Mayana dalam dua ajang tersebut mendapat dukungan dari Nihi Rote & Hospitality Academy, PT Bo’a Development, dan Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli. Dukungan diberikan sejak Mayana mengikuti ajang nasional di Yogyakarta hingga berlanjut ke kompetisi internasional di Malaysia.
Bagi Mayana, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan mengembangkan potensi diri sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Ini dukungan lanjutan dari Nihi Rote, yang terus mensupport perjalanan ini sampai meraih gelar Miss Pre-Teen Culture Universe 2026,” ucap Mayana.
Ia mengatakan dukungan tersebut membuat dirinya semakin percaya diri untuk membawa kekayaan budaya NTT dalam ajang yang diikuti peserta dari berbagai negara.
Dalam penampilannya di Kuala Lumpur, Mayana mengangkat keunikan budaya NTT melalui perpaduan songket dari Kabupaten Manggarai, Sasando, dan tenunan Rote Ndao. Perpaduan tersebut menjadi identitas budaya yang dibawanya dalam kompetisi internasional tersebut.
“Puji Tuhan, Mayana terpilih jadi pemenang. Keunikannya adalah perpaduan dua budaya Indonesia dari NTT, yaitu songket dari Kabupaten Manggarai, Sasando, serta tenunan Rote Ndao,” kata Mayana.
Disambut Keluarga Besar Sekolah
Kepulangan Mayana disambut penuh sukacita oleh keluarga besar SMA Negeri 1 Rote Tengah pada Kamis, 10 September 2026.
Plh Kepala SMA Negeri 1 Rote Tengah, Hanik Budiasih, mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah, Rote Ndao, NTT, hingga Indonesia.
“Mayana bukan saja membanggakan Rote Ndao, Provinsi NTT, dan Indonesia, tetapi membuat bangga kami SMA Negeri 1 Rote Tengah,” ucap Hanik.
Menurut Hanik, keberhasilan Mayana menjadi bukti bahwa anak daerah juga memiliki kesempatan untuk bersaing dan meraih prestasi di tingkat internasional.
Ia juga mengingat kembali cita-cita Mayana ketika masih duduk di kelas X. Saat itu, Mayana pernah menyampaikan keinginannya untuk menjadi putri pariwisata di Rote Ndao.
“Dulu, saya ingat Mayana ini waktu kelas 10 sempat bilang ingin menjadi putri Pariwisata di Rote Ndao.
Ternyata, melebihi dari yang diimpikan, berhasil di tingkat nasional dan juga internasional,” ujar Hanik.
Hanik menilai kegigihan Mayana menunjukkan bahwa keterbatasan daerah bukan alasan bagi generasi muda untuk berhenti bermimpi dan mengembangkan kemampuan.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Rote Ndao untuk berani mengembangkan potensi serta membawa budaya daerah ke tingkat yang lebih luas.
Prestasi Mayana juga memperlihatkan pentingnya dukungan terhadap talenta anak daerah agar mereka memiliki kesempatan untuk tampil dan berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui dukungan berbagai pihak, budaya Rote Ndao dan NTT kembali mendapat ruang untuk diperkenalkan kepada masyarakat dunia.


