Home / news

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:38 WIB

KKP Terus Menjaga Kebersihan Pantai Di Rote Ndao: Agar Menjadi Nilai Ekonomi Nyata Bagi Masyarakat

Rote Ndao-SuaraNkri.Com-Kementrian Kelautan Dan Perikanan (KKP) melaksanakan kegiatan korvei aksi bersih sampah laut di Pantai Papela, Kecamatan Rote Timur  Kabupaten Rote Ndao, pada Minggu 16 Agustus 26.

Dalam sambutan Dirjen Pengelolaan Kelautan KKP, A. Koswara mengatakan bahwa kebersihan lingkungan pesisir Pantai Papela menjadi fondasi mutlak bagi keberhasilan program sentra produksi garam di Pulau Rote. 

Lanjut Koswara, menyampaikan Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan kolaboratif menjaga kebersihan produktivitas masyarakat. Laut yang terjaga akan mendukung perikanan. Dan lingkungan pesisir yang di kelola dengan akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kita juga menyadari bahwa ekosistem laut saat ini menghadapi tantangan besar.

Sampah plastik degradasi trumbu karang, kerusakan mangrove dan Padang lamun praktik penangkapan ikan ilegal, hingga dampak perubahan iklim menjadi ancaman nyata bagi masa depan laut kita.

Mulai ada K-SIGN di kabupaten Rote Ndao, pemerintah terus mendorong kebersihan pantai agar air laut selalu bersih dan menghasilkan garam yang bersih dan di olah menjadi nilai ekonomi nyata dan bermanfaat bagi masyarakat. ​

Dirjen Pengelolaan Kelautan KKP, A. Koswara mengatakan bahwa kebersihan lingkungan pesisir Pantai Papela menjadi fondasi mutlak bagi keberhasilan program sentra produksi garam di Pulau Rote. 

Pihaknya menetapkan strategi pengolahan dari hulu ke hilir untuk menekan pencemaran ekosistem laut. ​ Aksi bersih pantai ini bertajuk “K-SIGN ROTE: Kilau Garam Rote untuk Indonesia Sejahtera.

” Aksi tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP A. Koswara, Plh. Sekda Rote Ndao Daniel W Nalle,  perwakilan Lanal Pulau Rote, Kodim 1627/Rote Ndao, Kapolsek Rote Timur Ipda A. Ikram Mahben, perwakilan PT Nindya Karya dan elemen masyarakat lokal. ​Dirjen Pengelolaan Kelautan KKP, A.

Koswara mengatakan bahwa kebersihan lingkungan pesisir Pantai Papela menjadi fondasi mutlak bagi keberhasilan program sentra produksi garam di Pulau Rote. 

Pihaknya menetapkan strategi pengolahan dari hulu ke hilir untuk menekan pencemaran ekosistem laut. ​ “Kita tidak mungkin membangun industri garam yang berkelanjutan apabila lingkungan pesisirnya tidak kita jaga.

Swasembada garam bukan sekadar memproduksi garam sebanyak-banyaknya, melainkan memproduksi garam berkualitas secara berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petambak,” ungkap Koswara. ​

Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan kesepakatan komitmen bersama oleh seluruh jajaran pemangku kepentingan, elemen masyarakat dan generasi muda kawasan Pantai Papela untuk memastikan aksi menjaga laut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

Share :

Baca Juga

news

Liga Lazarus Cup 4 Memanas! Oenale FC Rote Ndao Amankan Tiket ke Babak 16 Besar

news

Polsek Rote Barat Laut Gelar Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

news

Listrik Padam Berulang Kali, Kinerja PLN Rote Ndao Dipertanyakan

news

Hari Santri Nasional 2026 di Rote Ndao, Kemenag Perkuat Pesan Kerukunan Lintas Agama

news

Tembus Seleksi SKD dan TKBI IPDN, Kaleb Difandro Bawa Harapan bagi Rote Ndao

news

Tampil Gemilang, SMA Negeri 1 Lobalain Taklukkan SMA Negeri 1 Takari 3-0 di GAMKI-PBVSI Cup I

news

Sinode GMIT Gelar Pelayanan Pastoral dan Pengobatan Gratis bagi Warga Binaan Lapas Baa

news

Pembangunan Embung di Desa Oeleka Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tepat Waktu