Home / news

Rabu, 12 November 2025 - 15:35 WIB

Pendemo Buka Blokade Jalan Menuju PT. Bo,a Development di Awali Dengan Doa Bersama

Pdt.Sherly Taka

Penulis: Rudi Mandala.

Rote Ndao-SUARANKRI.COM-Sepakan yang lalu Pendemo melakukan blokade jalan menuju PT. Bo,a Development akhirnya mereka sadar sendiri sendiri untuk buka kembali blokade jalan tersebut, agar tak ada dampak bagi wisatawan dan investor.

Pantauan Media aksi pembukaan blokade jalan menuju PT. Bo,a Development di awali dengan doa bersama yang di pimpin oleh Pdt. Sherly Taka S.Th, pada Rabu 12 November 2025 tepat pukul 15:00 Wita.

Aksi pembongkaran blokade tersebut di hadiri oleh salah satu anggota DPRD Rote Ndao asal partai Hanura Mersianus Tite, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda.

Usai doa bersama kepada Media SuaraNkri.Com. Dibukanya blokade jalan tersebut karena lantaran kenyamanan untuk wisatawan dan investor.

Lanjut Mersy kita harus mengambil sikap untuk menjaga kerukunan dan kedamaian, untuk itu saya sebagai putra asli Desa Bo,a saya mengajak seluruh warga desa Bo,a, untuk menjaga kedamaian dan kenyamanan.

Kita perlu mendukung pembangunan di kecamatan Rote Barat, baik dari pengusaha lokal dan investor kita harus menjaga dan melindungi.

menegaskan bahwa masyarakat Rote Barat dikenal sebagai komunitas yang hidup dalam kasih dan kedamaian, dan momentum ini menjadi pengingat agar hal itu tetap dijaga.

“Kita harus singkirkan pemikiran-pemikiran yang berkembang di media sosial. Hari ini masyarakat menunjukkan cinta terhadap daerahnya dengan datang bersama-sama, berdoa, dan berdamai. Kita harus percaya bahwa Tuhan bekerja dengan caranya, dan setiap masalah yang terjadi pasti untuk mengajarkan kita sesuatu,” ungkap Mersianus

Mersianus menambahkan rencana pembongkaran blokade yang masih tersisa akan dilakukan secara bertahap dan dikoordinasikan bersama masyarakat

Menurutnya pembongkaran blokade jalan menuju PT. Bo,a Development, saya harus melakukan pendekatan dan mengedepankan dialog dan kesepahaman, bukan instruksi sepihak.

“Kita tidak mau terkesan datang sebagai politisi yang memerintah masyarakat semaunya. Semua harus dibicarakan dan disepakati bersama. Dengan begitu, tidak ada salah pengertian,” ujarnya menutup pernyataan.

Share :

Baca Juga

news

Proyek Jalan di Rote Ndao Terancam Molor, PUPR Akui Sejumlah Paket Tak Sesuai Target

news

Liga Lazarus Cup 4 Memanas! Oenale FC Rote Ndao Amankan Tiket ke Babak 16 Besar

news

Polsek Rote Barat Laut Gelar Jumat Keliling di Masjid Oelaba, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

news

Listrik Padam Berulang Kali, Kinerja PLN Rote Ndao Dipertanyakan

news

Hari Santri Nasional 2026 di Rote Ndao, Kemenag Perkuat Pesan Kerukunan Lintas Agama

news

Tembus Seleksi SKD dan TKBI IPDN, Kaleb Difandro Bawa Harapan bagi Rote Ndao

news

Tampil Gemilang, SMA Negeri 1 Lobalain Taklukkan SMA Negeri 1 Takari 3-0 di GAMKI-PBVSI Cup I

news

Sinode GMIT Gelar Pelayanan Pastoral dan Pengobatan Gratis bagi Warga Binaan Lapas Baa