Rote Ndao-SUARANKRI.Com-Meski selaku orang nomor satu di Kabupaten Rote Ndao (Ronda), Paulus Henuk SH mengaku lebih suka memilih makan di kaki lima.
Hal tersebut pun terbukti, saat awak media melintasi Di Depan Polsek Lobalain, Kecamatan Lobalain, Sabtu 29/03/25). Tampak Paulus mengenakan kemija bermotif Adat Rote Ndao, makan bakso di pinggiran jalan.
“Sebelum jadi bupati, pun saya sudah biasa makan bakso di pinggiran jalan, jadi bawaan sampai saat ini,” aku Paulus.
Menurut Paulus, bakso di warung Mba Wisye Anin rasanya enak. Dia mengaku makan semangkok langsung Kinyang.
“Baksonya enak, biasa saya makan bakso pakai cabainya agak banyak supaya pedas dan keringat bercucuran,” tuturnya.
Memilih makan di kaki lima itu, menurut Paulus, juga sebagai bentuk dukungan kepada usaha kecil. Makan segitu banyak bayarnya masih bisa terjangkau.
“Makan bakso 50 mangkok bayarnya paling 500 ribuan. Ini mendukung usaha pedagang tingkat bawah. Dan ini sudah biasa dilakukan, sebelum jadi pejabat pun langganan kita makan di warung kaki lima,” katanya lagi.
Wisye Anin, si pedagang bakso, sempat terkejut saat melihat Bupati Rote Ndao memesan bakso di warung miliknya.
“Sempat kaget lihat Pak Bupati dan Rombongan datang pesan bakso. Salut atas kesederhaan beliau. Walaupun jabatannya Bupati, tapi beliau tetap rendah hati,” ujarnya.
Dia mengatakan, awalnya sedang melayani pembeli. Tiba-tiba datang seorang pria memesan bakso dan duduk bersama beberapa pria muda.
“Gak tau itu Pak Bupati, karena saya sibuk melayani pembeli lain. Ternyata yang datang makan di warung saya Bapa Bupati Rote Ndao,” kata Wisye
Wisye merasa terharu dan kaget ketika melihat orang nomor satu di kabupaten Rote Ndao, mampir makan di warungnya, walaupun kondisi warungnya sederhana tapi pak Bupati tidak minder makan bakso di warungnya.
**( Rudi Mandala )**