
Penulis: Andre Pandie
Editor : Rudi Mandala
Rote Ndao-SUARANKRI.COM– Dalam rangka mempersiapkan dialog interaktif bertema “Sinergi Pendidikan Kristen dan Pelayanan Umat: Mewujudkan Generasi Beriman Tangguh ala Asta Prioritas Kemenag”
Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao Albert E. Pethan pada Kamis (05/02/2026)
Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Kasi Pendidikan Kristen Kemenag Rote Ndao tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperjelas fokus materi, serta menguatkan kolaborasi antara Kementerian Agama dan RRI Rote dalam penyelenggaraan siaran dialog interaktif yang mencerahkan masyarakat, khususnya terkait pengembangan Pendidikan Kristen di Kabupaten Rote Ndao.
Menyamakan Persepsi Menjelang Dialog Interaktif.
Dalam pertemuan tersebut, Wartawan RRI Rote menjelaskan rencana program dialog interaktif yang akan mengangkat tema seputar kondisi, tantangan, dan pengembangan pendidikan Kristen, baik pada jenjang dasar, menengah, maupun pendidikan keagamaan Kristen nonformal yang berada dalam binaan Kementerian Agama.
Wartawan RRI Rote memaparkan bahwa dialog interaktif ini dirancang tidak hanya sebagai ruang informasi satu arah, tetapi juga sebagai wadah edukasi publik dan partisipasi masyarakat.
Melalui kanal siaran RRI, pendengar diharapkan dapat memahami lebih baik kebijakan, program, dan arah pengembangan Pendidikan Kristen, khususnya di wilayah Rote Ndao yang memiliki keragaman lembaga pendidikan dan satuan pendidikan keagamaan, Selain menyampaikan gambaran program, wartawan RRI Rote juga mendiskusikan teknis siaran, susunan narasumber, alokasi waktu, dan poin-poin utama yang perlu disoroti agar dialog berjalan terarah, padat isi, dan mudah dipahami pendengar.
Penegasan Peran Kemenag dalam Pembinaan Pendidikan Kristen Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kemenag Rote Ndao dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif RRI Rote untuk menggandeng Kementerian Agama sebagai mitra dalam dialog interaktif mengenai pendidikan Kristen.
Menurutnya, sinergi dengan media publik seperti RRI sangat penting untuk menyebarluaskan informasi yang akurat mengenai kebijakan dan program pemerintah.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki mandat untuk melakukan pembinaan, pengawasan, dan fasilitasi terhadap satuan pendidikan Kristen yang berada di bawah kewenangan Kemenag, baik terkait penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas tenaga pendidik, maupun pengembangan kurikulum dan karakter peserta didik. Melalui dialog interaktif di RRI, berbagai program dan langkah strategis Kemenag di bidang pendidikan Kristen dapat tersosialisasi dengan lebih luas, sehingga masyarakat, para pemangku kepentingan pendidikan, maupun para orang tua peserta didik mendapatkan gambaran yang lebih utuh, bukan hanya berdasarkan informasi sepihak.
Kasi Pendidikan Kristen menilai, dialog interaktif di RRI Rote merupakan momentum yang tepat untuk mengangkat persoalan-persoalan tersebut dalam bingkai yang konstruktif. Dengan begitu, masyarakat luas dapat memahami bahwa peningkatan kualitas pendidikan Kristen membutuhkan dukungan berbagai pihak, bukan hanya pemerintah, tetapi juga gereja, yayasan pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha.
Penguatan Literasi Keagamaan Melalui Media Publik.
Wartawan RRI Rote menyampaikan bahwa sebagai lembaga penyiaran publik, RRI memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan siaran-siaran yang mencerdaskan dan menyejukkan. Program dialog interaktif tentang pendidikan Kristen menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan konten siaran yang berkualitas, berimbang, dan mendukung penguatan literasi keagamaan di tengah masyarakat. Melalui format dialog, pendengar dapat menyimak langsung penjelasan dari narasumber yang berkompeten, seperti pejabat Kementerian Agama, praktisi pendidikan, tokoh gereja, maupun pemerhati pendidikan. Pendengar juga berkesempatan untuk berinteraksi melalui telepon atau pesan, sehingga tercipta komunikasi dua arah yang sehat dan produktif.
Kasi Pendidikan Kristen mengapresiasi langkah RRI Rote yang konsisten memberikan ruang bagi tema-tema keagamaan dan pendidikan yang konstruktif.
Menurutnya, kolaborasi Kemenag dan RRI dapat menjadi contoh kemitraan strategis antara lembaga pemerintah dan media publik dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan di bidang agama dan pendidikan.
Kedua belah pihak menyepakati pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan. RRI Rote membuka diri untuk menggandeng Kemenag Rote Ndao dalam berbagai program siaran yang berkaitan dengan pendidikan keagamaan, kerukunan umat beragama, dan moderasi beragama.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Kristen menyatakan kesiapannya untuk menyiapkan data dan informasi yang relevan setiap kali dibutuhkan, agar materi siaran yang disajikan kepada publik tetap faktual, dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang memperkuat sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao dan LPP RRI Rote dalam memberikan layanan informasi pendidikan Kristen yang informatif, edukatif, dan inspiratif bagi masyarakat Rote Ndao dan sekitarnya.


