
Rote Ndao-SUARA NKRI COM- YM dan AM, murid Sekolah dasar negeri Inaoe masih duduk di kelas tiga dan kelas dua, kecamatan Rote Ndao menjadi korban penganiayaan yang di lakukan oleh gurunya MY, pristiwa bermula karna hal sepele yaitu keduanya tidak mengerjakan pelajaran matematika .
Bukanya menegur malah oknum guru tersebut tersulut emosi hingga melayangkan tamparan keras kepada kedua murid tersebut hingga trauma, hal ini di sampaikan oleh satu keluarga yang enggan namanya di sebut.
Tak terimah dengan kelakuan guru tersebut kepada kedua korban, keluarga meminta kepada Kadis Pendidikan Rote Ndao untuk memberikan teguran kepada oknum MY agar jangan selalu main tangan dengan murid. Menurut keluarga kami tidak melarang untuk didik anak kami. Tetapi tak seharusnya didik dengan tamparan keras kami merasa tidak bermoral lagi.
Hingga saat ini kedua korban mengalami trauma dan tidak berani pergi ke sekolah, saya juga sudah telpon guru tersebut agar bisa ke rumah korban untuk mengajak mereka agar kembali bersekolah namun YM tidak mengindahkan.
Saya sebagai keluarga dari korban sempat tanya ke oknum guru MY, ada persoalan apa sehingga bisa tampar kedua korban namun sayang sekali oknum guru MY tidak memberikan alasan yang tepat kepada kami keluarga.
Sehingga hal ini kami keluarga menduga ada unsur, tidak bagus dari oknum MY kepada kedua anak kami.
Hingga berita ini di publikasi Oknum Guru YM belum berhasil di konfirmasi.


