
ROTE NDAO, SuaraNkri.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan benih padi kepada 52 kelompok tani penerima program Optimasi Lahan (OPLAH) tahun 2026.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kegiatan optimasi lahan dengan total luas mencapai 896 hektare.
Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Holoama, Jumat (9/10/2026), dan dihadiri Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, penyuluh pertanian, serta para petani penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa bantuan benih padi harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya, yakni untuk mendukung kegiatan penanaman dan meningkatkan produktivitas pertanian.
“Saya ingatkan petani agar benih bantuan tidak digunakan untuk konsumsi, tetapi benar-benar ditanam sehingga memberikan manfaat bagi usaha tani dan produksi pangan daerah,” kata Paulus.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai program dukungan di sektor pertanian yang bersumber dari pemerintah pusat. Namun, keberhasilan program tersebut juga bergantung pada komitmen petani dalam memanfaatkan bantuan secara tepat sasaran.
Menurut Paulus, peningkatan produktivitas merupakan tujuan utama dari berbagai bentuk dukungan pemerintah kepada petani, baik berupa bantuan benih, alat dan mesin pertanian, maupun program pengembangan dan optimasi lahan.
Pemkab Rote Ndao berharap penyaluran bantuan benih padi kepada 52 kelompok tani tersebut dapat mendukung keberlanjutan usaha tani, meningkatkan hasil panen, serta memperkuat produksi pangan daerah.
Pemanfaatan benih sesuai peruntukannya, disertai pengelolaan usaha tani yang baik, diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Rote Ndao.
(RM/Tim)


