
Rote Ndao, SuaraNkri.Com — Sebanyak 17 murid SMA Negeri 1 Lobalain mendapat kepercayaan untuk turut ambil bagian dalam pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack Motor Piala Bupati Rote Ndao Cup 2026.
Para murid tersebut dilibatkan sebagai gadis payung bagi para pembalap selama kegiatan yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026. Kejurda Grasstrack ini dipusatkan di Sirkuit Mandala, Desa Persiapan Loman, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Kehadiran para siswa SMA Negeri 1 Lobalain menjadi bagian dari keterlibatan generasi muda dalam mendukung kegiatan olahraga otomotif yang diselenggarakan di Kabupaten Rote Ndao.
Sebelum kegiatan dimulai, ke-17 murid terlebih dahulu mendapatkan briefing dari panitia. Pembekalan tersebut diberikan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai tugas, tanggung jawab, serta tata tertib selama berada di area sirkuit.
Kepala SMA Negeri 1 Lobalain, Alberd W. Dano, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia yang telah memberikan kepercayaan kepada para murid untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada panitia atas kepercayaan yang diberikan kepada anak-anak murid SMA N 1 Lobalain. Walaupun perannya sederhana, tetapi anak-anak sudah turut mengambil bagian dalam pembangunan Rote Ndao, khususnya di bidang otomotif,” ungkapnya.
Menurut Alberd, keterlibatan siswa dalam kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan di tengah masyarakat.
Salah satu murid yang terlibat, Ivana Kilabulan, mengaku senang mendapat kesempatan menjadi gadis payung bagi para pembalap.
Ia mengatakan pengalaman tersebut merupakan sesuatu yang baru dan menarik karena dapat menyaksikan secara langsung kegiatan balap motor sekaligus terlibat dalam sebuah event olahraga otomotif.
Keikutsertaan 17 murid SMA Negeri 1 Lobalain dalam Kejurda Grasstrack Motor Piala Bupati Rote Ndao Cup 2026 diharapkan menjadi pengalaman positif bagi para siswa.
Keterlibatan tersebut juga menunjukkan bahwa pelajar dapat mengambil bagian dalam berbagai kegiatan pembangunan daerah, termasuk mendukung perkembangan olahraga dan otomotif di Kabupaten Rote Ndao.


