
Penulis: Fera Ludji
Ba’a — SuaraNkri.Com– Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa melaksanakan panen semangka di lahan pertanian pembinaan, Rabu (13/5).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Lapas Kelas III Baa dengan PKBM Zaitun dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Panen tersebut dihadiri Kepala Lapas Kelas III Baa, Hariyadi N. Maikameng, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas NTT, Cipto Edy, Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan Kanwil Ditjenpas NTT, Ratri H. E. Saputro serta Ketua PKBM Zaitun Sifera A. L. Panie .
Kalapas Kelas III Baa, Hariyadi N. Maikameng, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya lapas dalam memberikan pembinaan yang produktif dan bermanfaat bagi warga binaan.
“Panen semangka ini merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian yang terus kami jalankan.
Melalui kegiatan pertanian, warga binaan dibekali keterampilan agar nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan lebih siap,” ujar Hariyadi.
Sementara itu, Cipto Edy mengapresiasi pelaksanaan program pembinaan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan.
“Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki kemampuan dan kesiapan ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ratri H. E. Saputro menilai kerja sama antara Lapas Baa dan PKBM Zaitun merupakan langkah baik dalam memperkuat pembinaan kemandirian.
“Kerja sama dengan PKBM Zaitun ini sangat baik untuk pembinaan kemandirian warga binaan. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan pembinaan lainnya,” ujarnya.
Kegiatan panen berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Warga binaan yang terlibat tampak antusias memetik semangka hasil perawatan mereka selama beberapa bulan terakhir.


