
Penulis : Rudi Mandala
Rote Ndao- SUARANKRI.COM-Sebanyak 30 anggota Brimob Kompi 3 Batalyon A Pelopor membangun jembatan darurat. Kegiatan berlangsung di Desa Temas, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao sejak Jumat hingga Sabtu, (14/2/2026).
Pembangunan dipimpin Komandan Kompi (Danki) 3 Batalyon A Pelopor, Iptu I Putu Budiasa, S.H. Personel bekerja bersama masyarakat untuk memulihkan akses yang terputus.

Jembatan darurat dibangun menggunakan material kayu dan peralatan sederhana. Pekerjaan dilakukan secara gotong royong penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini merupakan wujud instruksi tegas Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda NTT. Instruksi tersebut disampaikan oleh Kombes Pol Afrizal Asri, S.I.K., kepada seluruh jajaran.

I Putu Budiasa mengatakan, kehadiran Brimob harus memberi manfaat nyata. “Kami hadir membantu kesulitan masyarakat dengan tindakan langsung,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan jembatan menjadi prioritas membantu mobilitas masyarakat. “Kami ingin aktivitas warga kembali berjalan lancar,” katanya.
Dansat Brimob Polda NTT juga menekankan pentingnya kepedulian anggota. “Brimob harus peduli, membantu, dan hadir di tengah masyarakat,” kata Afrizal.
Menurutnya, tugas Brimob bukan hanya menjaga keamanan wilayah. “Kami juga wajib membantu masyarakat yang mengalami kesulitan,” ujarnya.
Warga Desa Temas menyambut baik pembangunan jembatan darurat tersebut. Mereka kini kembali melewati jalur itu dengan aman.
Seorang warga menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan kepedulian anggota Brimob,” katanya.
Pembangunan ini diharapkan memperkuat hubungan Polri dan masyarakat. Kehadiran Brimob menjadi bukti nyata pengabdian kepada masyarakat.


