
Penulis: Rudi Mandala
Rote Ndao- SUARANKRI COM- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, berhenti beroperasi untuk sembilan penerima manfaat yakni Sekolah:
- UPTD SDl Tuabolok.
- UPTD SDl Mokdale
- UPTD SDN 1 Ba,a
- UPTD SDN 2 Ba,a
- UPTD SDl 3 Ba,a
- UPTD SMPN 1 Ba,a
- UPTD SMPN 2 Ba,a
- UPTD SMPN 3 Ba,a
- SMA Kristen Silioam Metina.
Penyebabnya ada persoalan antara Asisten Lapangan Dapur MBG dan Kepala SPPG.
Hal ini berdampak kepada seluruh pekerja di dapur MBG tersebut yang mencari penghasilan untuk kebutuhan keluarga dan ribuan siswa yang mana sebagai penerima manfaat. Sangat disayayangkan persoalan ini tak ada kepastian dari Kepala SPPG Metina, Permaisuri Ikbal Abidin perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Salah satu karyawan dapur MBG, Ali Kiah sangat berharap persoalan ini cepat di selesaikan agar dapur MBG metina dalam waktu dekat agar kembali beroperasi.
“Dapur MBG Metina berhenti beroperasi sejak tanggal 15 Januari Sampai dengan saat ini 26 Januari 2026 belum juga berjalan, sehingga kami sebagai karyawan merasa di terlantarkan oleh kepala SPPG. Hal ini sangat disesalkan,” ujar Ali kepada Media SuaraNkri.Com-Senin (26/1/2026).
Ali menjelaskan, dirinya bersama karyawan lainnya tak ada permasalahan dengan Pihak BGN dan yayasan SPPG. “Kami juga sudah bertanya kepada kepala SPPG tetapi tak ada respon untuk kami,” kata Ali.
Persoalan tersebut jikalau berlangsung lebih lama maka nasib ia dan pekerja lainnya dipastikan merana, sedangkan mereka membutuhkan penghasilan untuk kebutuhan keluarga.
Sehingga kami sangat berharap dapur MBG Metina segera beroperasi seperti semula.


