
Penulis: Fera Ludji
Ba’a- SuaraNkri.Com-, 30 April 2027 – Program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa kembali menunjukkan hasil nyata.
Melalui industri pembuatan batako, warga binaan berhasil memproduksi 1.500 batako bermutu yang digunakan untuk mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao.
Keterlibatan Lapas Kelas III Baa dalam pembangunan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Produksi batako di Lapas Kelas III Baa melibatkan lima orang warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian. Setiap hari, mereka mampu menghasilkan sekitar 150 hingga 200 batako.
Kegiatan produksi tersebut berada di bawah pengawasan Kasubsi Pembinaan Aleksander P. I. Mooy dan didampingi langsung oleh petugas pembinaan Yakob Bekabel untuk memastikan proses kerja berjalan baik serta kualitas hasil produksi tetap terjaga.
Kepala Lapas Kelas III Baa, Hariyadi N. Maikameng, mengatakan bahwa program pembinaan kemandirian harus mampu memberi manfaat ganda, yakni membekali warga binaan dengan keterampilan kerja sekaligus menghasilkan produk yang bernilai guna bagi masyarakat.
“Pembinaan di dalam lapas harus memberi dampak nyata. Warga binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga menghasilkan karya yang bermanfaat dan dapat digunakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan produktif diharapkan menjadi bekal penting saat mereka kembali ke tengah masyarakat, sehingga mampu hidup mandiri dan produktif setelah menjalani masa pidana.
Melalui program tersebut, Lapas Kelas III Baa terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak berhenti pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga mendorong lahirnya keterampilan dan produktivitas yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah.


