
Penulis: Rudi Mandala
Rote Ndao-SUARANKRI.COM-Suasana penuh syukur menyelimuti kelompok tani Jemaat Imanuel Oelolot, Klasis Rote Barat , Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Pasalnya, para kelompok bersama Sekretaris Klasis Rote Barat Yoan Ndolu S.Pd, Pdt. Ekjhon Yosar Aleksander Seru S.TH ( KMJ ) Oenale Barat, Klasis Rote Barat), dan Sekretaris Komisi ll DPRD Rote Ndao, Valen Haning, melaksanakan panen bawang merah jenis tajub, Jumat (10/10/2025).
“Puji Tuhan, hari ini adalah hari yang membahagiakan dan membanggakan bagi kita semua. Panen ini bukan hanya tanda keberhasilan para kelompok tani mata Jemaat Imanuel Oelolot, tetapi juga simbol semangat para kelompok tani mata Jemaat Imanuel Oelolot dalam mengelola potensi pertanian lokal,” ujar Pdt Ekjhon
“,Panen kali ini atas bantuan bibit bawang merah dari Bank Indonesia (BI), serta bantuan traktor dari Anggota DPR RI, Usman Husin untuk membajak lahan yang membidangi pertanian dan Perintah Daerah ( Pemda ) kabupaten Rote Ndao, atas bantuan Exafator Mini untuk meratakan lahan pertanian dari kelompok tani Jemaat Imanuel Oelolot.
Hal ini juga semakin menegaskan peran Bank BI, Pemerintah Daerah dan Lembaga Legislatif dalam mendukung pembangan pertanian, meningkatkan kesadaran petani, serta mendorong pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan di daerah.
Pdt Ekjhon menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran Bank Indonesia (BI) menjadi penyemangat serta memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dan petani, serta pemerintah, di dunia usaha, agar masyarakat maju dan mandiri.
“Sinergi ini tidak lahir begitu saja, melainkan berangkat dari kerja sama yang lebih luas,” terang dia.
Pdt Ekjhon menambahkan, Lokasi ini dengan luas sekitar 800 meter persegi dan panen kali ini hasilnya mencapai 3 Ton bawang merah.
Kegiatan ini merupakan program kusus dari Klasis Rote Barat periode 2024-2025 untuk pemberdayaan mata jemaat dan penguatan ekonomi jemaat agar mampu menjadi motor ekonomi lokal.
“Panen bawang merah dari mata jemaat Imanuel oelolot menjadi bagian dari inisiatif tersebut. Benih bawang merah yang ditanam berasal dari bantuan Bank Indonesia,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kladis Rote Barat Yoan Ndolu, juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan program.
Ia menambahkan, di Klasis Rote Barat saat yang sudah menjadi contoh ialah mata jemaat Imanuel Oelolot dengan luas lahan sekitar 800 meter persegi yang digunakan untuk budidaya bawang merah, dan ke depan diharapkan dapat terus diperluas.
“Baik, program ini Puji Tuhan akan kita terus lanjutkan. Ini adalah percontohan yang pertama ada di Kabupaten Rote Ndao.
Semoga dengan program ini akan menjadi contoh dan di lebarkan ke klasis lain di kabupaten Rote Ndao ada penanaman bawang dan lain sebagainya, tergantung dari kontur tanahnya,” seru dia.
Di akhir kegiatan panen raya bawang merah, anggota DPRD Rote Ndao, Valen Haning kepada media Suarankri.Com, menyampaikan dukungan penuh kepada petani.
Terkhususnya para petani di dua kecamatan ialah kecamatan Rote Barat Daya dan kecamatan Rote Barat.
(*)


