Rote Ndao,-SuaraNKRI.Com-Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk secara resmi membuka kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapenta) dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik Komisariat Cabang Rote Ndao periode 2025-2028.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Paroki Santo Kristoforus Ba’a, Kabupaten Rote Ndao ada Minggu (6/7/2025).
Adapun kegiatan tersebut mengusung tema, “Pemuda Katolik Bersama Membangun Generasi Muda yang Beriman dalam Karya.”
Hadir dalam acara tersebut, Romo Moderator Paroki Santo Kristoforus Ba’a RD Peter Seto Dai dan Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah NTT Yuven Tukung, Ketua Dewan Pastoral Paroki Kanisius Keli, Ketua WKRI Rote Ndao Adelheid Da Silva, Dewan Penasehat Pemuda Katolik Rote Ndao, Pius Mali, Kepala Bandara DC Saudale Rote Yulius Kismono, Kepala BNNK Rote Ndao Lodovikus Demung Moa dan Kapolsek Lobalain Ipda Djony Elvis Pada dan anggota Pemuda Katolik se-kabupaten Rote Ndao.
Dalam momen itu, Bupati Paulus menegaskan pentingnya peran pemuda, khususnya Pemuda Katolik dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa.
Menurutnya, pemuda merupakan penerus estafet pembangunan yang harus dilibatkan dalam berbagai lini kehidupan.
“Pemuda Katolik harus menjadi generasi yang mampu berkolaborasi dengan pemerintah, gereja dan masyarakat dalam membangun semangat persatuan yang kuat,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar generasi muda tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga penggerak perubahan yang kritis, inovatif dan solutif.
Lebih lanjut, Bupati Paulus menyoroti perlunya reformasi dalam struktur organisasi pemuda. Ia menekankan bahwa organisasi harus inklusif, adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman. Pendekatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan juga dianggap penting untuk memperkuat sinergi pembangunan.
Bupati juga menyampaikan beberapa agenda strategis yang akan dilakukan kendati menyentuh kaum muda yakni pengembangan diskusi publik, mendorong ASN muda untuk studi lanjut, kolaborasi dengan universitas dan lembaga keagamaan serta penguatan komunitas dan jaringan antarorganisasi.
Menurut Bupati Paulus, kegiatan Mapenta dan Muskomcab ini tidak hanya menjadi momen perekrutan anggota baru, tetapi juga menjadi simbol penguatan peran pemuda sebagai mitra kritis pemerintah dan gereja.
“Kami harap Pemuda Katolik tidak hanya hadir sebagai pengkritik, tapi juga sebagai pengusul ide-ide besar untuk menjawab tantangan daerah,” pungkasnya.
Bupati Paulus berpesan kegiatan Mapenta dan Muskomcab harus ditutup dengan semangat kolaborasi, pembaruan semangat organisasi dan penguatan jaringan antaranggota dalam membangun Rote Ndao yang berdaya saing dan berkarakter.
Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Rote Ndao Marthen L. Nenobais menyampaikan bahwa ucapan selamat kepada pelaksanaan kegiatan tersebut serta dapat di ikuti dengan baik sehingga dapat menghasilkan pengurus dan program -program yang bermanfaat bagi pemuda Katolik
“Saya, selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten. Rote Ndao mengucapkan selamat dan sukses dalam pelaksanaan musyawarah ini, semoga dapat bermusyawarah dengan baik dan menghasilkan pengurus yang bertanggung jawab serta program -program yang bermanfaat bagi keberlangsungan organisasi ini,” ucap Kakan Kemenag Rote Ndao
Dirinya juga berpesan agar Pemuda Katolik dapat bersinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao dalam menjaga dan memelihara Kerukunan di Kabupaten Rote Ndao.
Laporan Reporter: Andre Pandie
Editor: Rudi Mandala



